Minggu, 25 Mei 2014

Move On; Kisah Tentang Pria di Masa Lalu

   
Aku akan menceritakan tentang seorang pria yang untuk pertama dan terakhir kalinya berhasil menaklukkan hatiku sebelum kelak atau nanti aku menikah dengan pria lain. Namanya Yosef Maulana. Empat tahun lalu awal aku bertemu dengannya di sebuah pesantren atau lembaga pendidikan islam. Ia memiliki perangai yang gagah, banyak disenangi oleh teman-temanku. Penampilannya yang selalu memperhatikan gaya dan style membuat ia terkesan bukan seperti santri. Wajahnya tidak terlalu tampan tapi menarik bagi wanita, sikapnya yang terkesan so` atau cuek, sombong dan dingin membuat banyak wanita penasaran terhadap dirinya. Tapi sebenarnya, ia juga seperti anak kecil yang tidak dewasa dan masih labil, ia juga tak pernah terlihat serius bahkan ia terkesan mudah mengucapkan janji-janji pada wanita. Ia pun terlihat sering menganggap remeh hal apapun termasuk dalam perihal hati, ia benar-benar seperti anak berumur 5 tahun walaupun saat itu ia berumur 15 tahun.
            Dan sekarang, saat ia beranjak dewasa dan berumur 19 tahun, ia mengalami beberapa perubahan. Ia menjadi seorang Ustadz atau pengajar santri yang cukup disegani dan tetap disenangi oleh banyak orang. Sekarang ia lebih dikenal dengan nama Abdulloh Affan. Dengan sikapnya yang sudah terlihat serius walau dibumbui dengan candaan dan tawaan ia dapat bertindak sebagai seorang pengajar. Wajahnyapun tidak berbeda jauh dari empat tahun yang lalu, biasa tapi dapat menarik wanita yang telah berhadapan dengannya. Sifatnyapun masih sedikit belum berubah, mudah bersikap ramah pada setiap wanita walau masih tetap ada yang tersisa dari sifatnya yang gengsi dan jaga image. Ia memiliki kelebihan yang yang dibutuhkan oleh lembaga pendidikan islam, ia memilikin ilmu yang tak diragukan, iapun memiliki suara yang indah ketika ia membaca Al-Qur`an, sehingga ia begitu disayangkan oleh lemabaga pesantren.
            Aku mengenalnya sebagai seorang pria yang mencintaiku dengan tulus tapi ia tak dapat bersikap tegas dan tegar. Ia akan menjadi lemah jika ia dihadapkan oleh hati wanita. Ia masih seperti kebanyakan pria yang belum dapat konsisten pada hati, walau ia memiliki tekad yang kuat untuk menjaga hati, tapi ia tetap seorang pria yang lemah.


#MasaLalu^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar