Aku akan
menceritakan tentang seorang pria yang untuk pertama dan terakhir kalinya
berhasil menaklukkan hatiku sebelum kelak atau nanti aku menikah dengan pria
lain. Namanya Yosef Maulana. Empat tahun lalu awal aku bertemu dengannya di
sebuah pesantren atau lembaga pendidikan islam. Ia memiliki perangai yang
gagah, banyak disenangi oleh teman-temanku. Penampilannya yang selalu
memperhatikan gaya dan style membuat ia terkesan bukan seperti santri. Wajahnya
tidak terlalu tampan tapi menarik bagi wanita, sikapnya yang terkesan so` atau
cuek, sombong dan dingin membuat banyak wanita penasaran terhadap dirinya. Tapi
sebenarnya, ia juga seperti anak kecil yang tidak dewasa dan masih labil, ia
juga tak pernah terlihat serius bahkan ia terkesan mudah mengucapkan
janji-janji pada wanita. Ia pun terlihat sering menganggap remeh hal apapun
termasuk dalam perihal hati, ia benar-benar seperti anak berumur 5 tahun
walaupun saat itu ia berumur 15 tahun.
Dan
sekarang, saat ia beranjak dewasa dan berumur 19 tahun, ia mengalami beberapa
perubahan. Ia menjadi seorang Ustadz atau pengajar santri yang cukup disegani
dan tetap disenangi oleh banyak orang. Sekarang ia lebih dikenal dengan nama
Abdulloh Affan. Dengan sikapnya yang sudah terlihat serius walau dibumbui
dengan candaan dan tawaan ia dapat bertindak sebagai seorang pengajar.
Wajahnyapun tidak berbeda jauh dari empat tahun yang lalu, biasa tapi dapat
menarik wanita yang telah berhadapan dengannya. Sifatnyapun masih sedikit belum
berubah, mudah bersikap ramah pada setiap wanita walau masih tetap ada yang
tersisa dari sifatnya yang gengsi dan jaga image. Ia memiliki kelebihan yang
yang dibutuhkan oleh lembaga pendidikan islam, ia memilikin ilmu yang tak
diragukan, iapun memiliki suara yang indah ketika ia membaca Al-Qur`an,
sehingga ia begitu disayangkan oleh lemabaga pesantren.
Aku
mengenalnya sebagai seorang pria yang mencintaiku dengan tulus tapi ia tak
dapat bersikap tegas dan tegar. Ia akan menjadi lemah jika ia dihadapkan oleh hati
wanita. Ia masih seperti kebanyakan pria yang belum dapat konsisten pada hati,
walau ia memiliki tekad yang kuat untuk menjaga hati, tapi ia tetap seorang
pria yang lemah.
#MasaLalu^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar